Serba – Serbi Peringatan Hari Guru di SMPN 63 Jakarta

PIAH.COM – Pada 26/11/2018 lalu di SMPN 63 tepatnya di lapangan komplek sekolah Tambora Jakarta Barat diadakan sebuah perayaan untuk memperingati hari guru yang jatuh setiap 25 November. Acara hari guru ini diselenggarakan oleh Komite SD Negeri Tambora 01 , 02 , 03 dan Komite SMP Negeri 63 Jakarta , juga disupport oleh Osis SMP Negeri 63 Jakarta.

Acara tersebut diadakan untuk mengenang jasa para guru yang telah mendidik kita selama ini tanpa pamrih, dan rasa lelah.
Acara tersebut diawali dengan upacara peringatan hari guru nasional yang dilaksanakan oleh seluruh warga komplek pendidikan Tambora.

Dilanjutkan dengan suguhan acara tarian tradisional yang ditampilkan oleh para peserta didik dari SD Negeri Tambora 01, 02, 03 ditambah bazar makanan dan minuman dari SMP Negeri 63 Jakarta, dilanjutkan dengan sambutan sambutan dari ketua Komita dan Kepala Sekolah.

Ada pula puncak acara yaitu pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh para wakil kepala sekolah dan staff-staff sekolah dari SD Negeri Tambora 01 , 02 , 03 dan SMP negeri 63 Jakarta.

Dilanjutkan dengan tampilan salah satu bela diri di Indonesia , yaitu pencak silat , ditampilkan silat gabungan dikarenakan acara silat ini ditampilkan oleh peserta didik dari SMP Negeri 63 Jakarta dan SD Negeri Tambora 01 , 02 , 03.

Acara semakin meriah ketika ada sebuah penampilan dari Eskul Dance 63, tentunya membuat situasi acara menjadi lebih pecah dan meriah. Disambung dengan penampilan salah satu murid SMP Negeri 63 Jakarta yang yaitu Windya Gwen Alfian yang ikut serta untuk menyalurkan bakat menyanyinya dalam acara ini.

Sebelum acara penutupan , Murid kelas IX SMP Negeri 63 Jakarta berkumpul untuk membuat sebuah lingkaran yang disebut dengan rangkulan mimpi.

Ditutup dengan sebuah acara dangdutan bersama , yang dilaksanakan para wali murid bahkan sampai ke guru-guru turut serta bernyanyi diatas panggung.

Acara ini dibuat untuk memperingati Hari Guru Nasional dan untuk menghibur para guru yang mengajar kita tanpa lelah dan tanpa pamrih. Terima Kasih Guruku jika engkau tiada , kami tidak bisa menemukan sumber masa depan kami, ( chel/smpn63 ).

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *